Pengantar Psikologi

Pengertian & ruang lingkup Psikologi

1)      Psikologi berasal dari bahasa Inggris Psychology

2)      Akarnya adalah Yunani l Psyche (jiwa) dan logos (ilmu), berbeda dengan ilmu jiwa.

3)  Awalnya mempelajari tentang gejala-gejala jiwa (non-scientific), sekarang ilmu yang mempelajari perilaku (ilmiah, bisa diuji dan dibuktikan secara saintifik)

Jiwa tidak bisa dipelajari karena ia tidak tampak, sementara gejala-gejala jiwa bisa dipelajari. Perilaku manusia itu lebih bisa dipelajari.

Psikologi sebagai ilmu : diperoleh melalui penelitian ilmiah (sistematis, terkontrol/memiliki metodologi tertentu, berdasarkan data empiris, teruji dan bersifat objektif)

Ilmu dan pengetahuan itu dua hal yang berbeda, pengetahuan adalah apa saja yang diketahui oleh manusia. Ilmu adalah bagian dari pengetahuan yang memiliki ciri atau syarat tertentu.

Ciri ilmu memiliki :

  1. Objek tertentu (berkaitan dengan apa yang dikaji, dibahas dan diteliti)
  2. Metode penelitian tertentu (berkaitan dengan cara yang dilakukan untuk mendapatkan hasil penelitiannya)
  3. Sistematika yang teratur
  4. Mempunyai sejarah tertentu

Kebenaran ada 2 :

1)      Kebenaran absolut/mutlak : Asalnya dari Allah melalui kitab suci/firman-Nya, tidak bisa dibantah, tidak bisa di diskusikan/ diperdebatkan (akal manusia terbatas sementara ilmu Tuhan itu maha luas dan melebihi akal manusia). Kebenaran ini harus dimulai dengan adanya keyakinan melalui ilmu

 

2)      Kebenaran ilmiah : Terbatas

Batasannya :

  • Terbatas pada apa yang bisa dipikirkan oleh manusia (sepanjang sesuatu itu masuk akal maka ia masuk pada kebenaran ilmiah). Dalam bahasa lain, ia sesuai dengan logika manusia
  • Harus empiris, bisa dialami atau di amati oleh manusia dengan panca indera atau teknologi. Dan rasional.

Jika ia merupakan semua hal yang bisa dipikirkan oleh manusia, baik itu empiris maupun non empiris maka itu bukan ilmu namun filsafat. Pada prosesnya, filsafat ini bisa melahirkan ilmu dengan adanya penelitian secara ilmiah

Ilmu harus dimulai dari suatu keraguan, bukan keyakinan karena ilmu itu wajib berkembang dan ini bisa dilakukan hanya bila kita melakukan penelitian secara ilmiah

Secara filosofis, ilmu dibagi atas 2 macam :

  1. Ilmu pengetahuan alam : ilmu yang mempelajari tentang benda-benda alam (termasuk didalamnya, manusia-hewan, tumbuhan dan apa saja yang ada didalam alam semesta ditinjau dari 3 aspek : 1. Aspek psikis (fisika), 2. Aspek biologis (biologi), 3. Aspek kimiawinya (kimia)). Ditinjau dari sudut ilmu pengetahuan alam, manusia memiliki kesamaan dengan hewan (misal memerlukan makan, minum dan seterusnya)
  2. Ilmu pengetahuan sosial (hanya mempelajari tentang manusia saja) : ekonomi (binatang tidak kenal harga barang), hukum (syariat), sejarah, pendidikan, psikologi, politik, bahasa, komunikasi. Ditinjau dari sudut ilmu pengetahuan sosial maka manusia itu berbeda dengan hewan, manusia adalah hewan yang berakal atau hewan yang bersosialisasi

 

Objek psikologi :

  1. Material : manusia
  2. Formal : perilaku (contoh teori stimulus Pavlov)

Metode penelitian :

  1. Longitudinal (dilakukan pada rentang waktu yang panjang terhadap obyek, baik sekelompok orang atau binatang seperti Daniel Goleman dengan penelitian kecerdasan emosional yang melakukan penelitian sejak manusia TK sampai ia berusia 20 tahun dengan hasil akhir bahwa kesuksesan manusia itu ditentukan oleh 80% kecerdasan emosional dan 20% kecerdasan intelektualnya)
  2. Cross-sectional (melakukan proses penelitian secara lintas)

 

Sejarah :

  1. Berasal dari filsafat (seperti perenungan dari Plato, Aristoteles, Socrates)
  2. Berdiri sendiri pada tahun 1874
  3. Tokoh pendiri : Wilhelm Wundt yang mendirikan lab psikologi pertama di Jerman (ia seorang dokter)

Psikolog : Memberikan treatmen sosial, perilaku dan kognitif

Ruang Lingkup psikologi :

  1. Psikologi umum : menyelidiki dan mempelajari aktivitas psikis manusia yang tercermin dalam perilaku pada umumnya, yang dewasam yang normal dan yang beradab
  2. Psikologi khusus : menyelidiki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari aktivitas psikis manusia
Categories: Pascasarjana, Teknologi Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: