Landasan Historis Pendidikan

Oleh : Armansyah

 

Tinjauan landasan sejarah atau historis Pendidikan khususnya secara nasional Indonesia merupakan sarana pembanding atau komparasi terhadap proses-proses yang sudah dilakukan pada masa-masa sebelumnya terhadap perubahan dan pengembangan dunia Pendidikan dimasa yang akan datang, sesuai dengan situasi dan kondisi yang meliputinya.

Tinjauan landasan sejarah secara dunia merupakan wadah pembanding antara proses pendidikan yang ada di Indonesia dengan semua historisnya terhadap negara-negara lain diluarnya, baik negara maju maupun negara berkembang, juga dengan semua proses dan tahapan dimasa-masa sebelumnya.

Secara nasional, pendidikan kita telah dimulai sejak jaman kerajaan Hindu dan Budha dinusantara. Terbukti telah muncul karya-karya sastra para pujangga dimasa itu seperti : Arjuna Wiwaha karya Mpu Kanwa, Negara Kertagama karya Mpu Prapanca, Sotasoma karya Mpu Tantular dan Pararaton.

Ketika Islam masuk kenusantara, bermunculanlah pesantren dan surau-surau tempat pemusatan belajar. Ada pula sekolah yang bernama Al-Qismul Arqo yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1921, kelak sekolah ini berubah nama menjadi Hooger Muhammadiyah School, dimana pada tahun 1923 menjadi Kweekschool Islam.

Pada tahun 1924 sekolah tersebut dipisah antara murid laki-laki dan perempuan, yang akhirnya pada tahun 1932 menjadi Muallimien Muhammadiyah (Sekolah Guru Islam Putra), dan Muallimat Muhammadiyah (Sekolah Guru Muhammadiyah Putri). Tahun 1926 berdiri pula Taman kanak-kanak Muhammadiyah (Bustanul Athfal). Selain itu, berdiri pula Indonesisch Nederlandse School oleh Mohammad Syafei dan Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara (Tokoh Pendidikan Indonesia).

Ketika Belanda menjajah Indonesia, berdiri berbagai tempat pendidikan formal seperti Pendidikan Rendah (Lager Onderwijs), Pendidikan Lanjutan / Menengah (Middelbaar Onderwijs),  Pendidikan Kejuruan (Vakonderwijs), Pendidikan Tinggi (Hooger Onderwijs), Sekolah seminari, sekolah Akademi Pelayaran (Academic der Merine) dan sebagainya.

Masuknya Jepang membawa historis pendidikan juga pada negeri ini, didirikanlah Sekolah Rakyat 6 tahun (Kokumin Gakko), SMP 3 tahun (Koto Chu Gakko) dan Sekolah Menengah Tinggi 3 tahun (Kogya Semmon Gakko).

Akhirnya, dengan mempelajari landasan sejarah pendidikan dimasa lampau akan memperjelas pemahaman kita tentang perjalanan panjang pendidikan dimasa kini. Sistem pendidikan yang kita miliki sekarang tidak lain merupakan hasil perkembangan pendidikan yang tumbuh dalam sejarah pengalaman bangsa kita pada masa lalu.

 

Categories: Teknologi Pendidikan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: